" nama ustad " : " ust . ahmad sarwat , lc . , ma "

" judul " : " hukum air wwtp "

" isi " : " assalamualaikum wr . wb . " , " ustadz , mohon cerah atas tanya saya ikut ini . " , " iring dengan kembang zaman , saat ini banyak kita jumpa tempat - tempat umum maupun kantor bangun tempat olah air limbah ( wwtp ) , di mana semua air sisa baik dari hujan , toilet maupun kamar mandi tampung di satu lokasi kolam tampung kemudian olah jadi air bersih . bagaimana hukum air yang bersasal dari wwtp seperti ini ? masuk jenis air yang mana ? apakah bisa pakai untuk " , " ? " , " demikian , mohon maaf jika tanya ini sudah pernah ada belum . " , " wassalam , " 

 " jawaban1 " : " tue 10 october 2006 05 : 41  " , "  5 . 629 views  n " , " n " , " n " , " assalamualaikum wr . wb . " , " ustadz , mohon cerah atas tanya saya ikut ini . " , " iring dengan kembang zaman , saat ini banyak kita jumpa tempat - tempat umum maupun kantor bangun tempat olah air limbah ( wwtp ) , di mana semua air sisa baik dari hujan , toilet maupun kamar mandi tampung di satu lokasi kolam tampung kemudian olah jadi air bersih . bagaimana hukum air yang bersasal dari wwtp seperti ini ? masuk jenis air yang mana ? apakah bisa pakai untuk " , " ? " , " demikian , mohon maaf jika tanya ini sudah pernah ada belum . " , " wassalam , " , " n " , " pada dasar , hukum semua air itu suci dan suci , baik air tanah ( sumur ) , air laut , air hujan , air sungai , air es , salju bahkan embun dan lain . " , " prinsip , manakala air yang najis dan kotor itu alami proses jernih , maka kita cukup lihat kepada bentuk nyata ada fisik air itu . bila masih ada najis , tentu kita sebut air najis . tapi bila sudah bersih dan murni , maka hukum adalah air suci . " , " paling tidak di alam ini ada dua bentuk jernih alami . pertama lewat uap dan yang dua lewat nyaring tanah . " , " cara alami , dalam jernih lewat proses uap , air uap naik ke angkasa jadi awan , lalu turun jadi tetes - tetes air hujan atau embun . walau pun asal dari air limbah yang kotor , atau genang air yang campur dengan benda - benda najis , namun telah alami proses jernih alami , air itu kemudian jadi air hujan yang turun , maka hukum adalah air suci dan suci . " , " proses jernih dua adalah jernih lewat nyaring tanah . media adalah tanah yang kita injak ini , di mana hukum memang suci . air alami proses jernih ketika air kotor bekas pakai manusia serap ke dalam tanah , lalu pompa lagi keluar bagai air jernih . " , " meski dua jernih itu langsung cara alami , bukan arti bila manusia mampu laku cara buat , anggap tidak penuh syarat jernih dan suci . " , " maka dalam pandang kami , bila teknologi manusia sekarang ini mampu cipta proses jernih air yang lebih cepat dan efisien , harus syukur bagai beri ilmu dari allah swt kepada kita . kita tidak perlu tunggu air itu uap cara proses alam lalu jadi hujan , atau tidak perlu lagi jernih lewat tanah lama bulan - bulan , tetapi cukup dengan mesin tentu , air yang keluar adalah air jernih yang suci dan suci dalam waktu singkat dan jumlah yang banyak . " , " dan bila kait dengan mazhab asy - syafi ' i yang beda air jadi dua macam , air sedikit dan air banyak , maka proses jernih air cara teknologi sudah penuh syarat . dalam fiqih as - syafi ' i , bila jumlah air kurang dari 2 qullah dan masuk air najis atau " , " , maka air itu ubah jadi air najis atau air " , " . namun bila jumlah air itu lebih dari 2 qullah , bila jatuh najis atau air " , " , tidak otomatis hukum ubah jadi najis atau air " , " . kecuali bila air yang banyak itu ubah warna , rasa dan aroma lantar jatuh najis itu . tapi lama tidak ada ubah tiga , air itu tetap suci . " , " dan air hasil jernih cara teknologi itu jumlah pasti lebih dari dar 2 qullah ( 270 liter ) , sehingga meski ada titik sisa najis atau air musta ' mal , maka tidak akan ada pengaruh . "
